Duolingo mengajarimu kata-kata. Tak ada yang mengajarimu berbicara.
PracticeMe: percakapan suara sungguhan dengan tutor AI, 24/7.
Speak App untuk Belajar Bahasa Inggris: Uji & Perbandingan

Speak is one of the most well-funded AI language learning apps on the market — backed by OpenAI's Startup Fund, valued at 1 billion dollars, and downloaded over 15 million times. But does all that investment translate into a great experience for English learners specifically?
Saya menghabiskan beberapa minggu menguji fitur belajar bahasa Inggris dari Speak untuk review aplikasi Speak ini, membandingkan kualitas percakapan, struktur pelajaran, dan harganya dengan apa yang tersedia di tahun 2026. Berikut review jujur saya tentang aplikasi Speak — apa yang dilakukannya dengan baik, di mana kekurangannya, dan bagaimana perbandingannya dengan alternatif yang berfokus pada percakapan bahasa Inggris seperti .
Ringkasan Singkat: Speak adalah aplikasi belajar bahasa inggris yang rapi dan berbasis pelajaran, sangat cocok untuk pemula yang menginginkan latihan berbicara terstruktur dalam berbagai bahasa. Namun, bagi pelajar yang fokus secara khusus pada kelancaran percakapan bahasa Inggris, pilihan aksen yang terbatas, pelacakan kosakata yang dangkal, dan konten level tinggi yang repetitif membuatnya kurang ideal dibandingkan alternatif yang mengutamakan percakapan. Practice Me menawarkan pengalaman berbicara yang lebih natural dengan harga lebih terjangkau — dilengkapi pilihan aksen, tutor AI bernama, dan penyimpanan kosakata otomatis.
Apa Itu Aplikasi Speak?
Speak didirikan pada tahun 2016 oleh Connor Zwick dan Andrew Hsu, keduanya merupakan Thiel Fellows, yang awalnya menyasar pelajar bahasa Inggris di Korea Selatan. Aplikasi ini sejak itu telah berkembang secara global dan kini mengajarkan enam bahasa: Spanyol, Prancis, Korea, Jepang, Italia, dan Inggris.
The numbers behind this language learning app are impressive. Speak has raised 162 million dollars in total funding across seven rounds, reaching a 1 billion dollar valuation in late 2024. Its investors include the OpenAI Startup Fund, Accel, Khosla Ventures, and Y Combinator. Users have spoken over one billion sentences on the platform.
Aplikasi ini tersedia di iOS maupun Android (tidak seperti beberapa kompetitor khusus bahasa Inggris) dan memiliki rating 4,8 di App Store dengan 15 juta+ unduhan. Filosofi inti Speak sangat jelas: membuat kamu berbicara lantang sejak hari pertama, bukan sekadar mengetuk-ngetuk flashcard tanpa henti.
Filosofi itu memang beresonansi. Wirecutter dari The New York Times menamakan Speak sebagai salah satu aplikasi belajar bahasa terbaik dalam review 2026 mereka, memuji fokusnya pada latihan berbicara dibanding menghafal secara pasif.
Cara Kerja Speak: Fitur dan Jenis Pelajaran
Speak mengorganisasi pembelajaran ke dalam kurikulum terstruktur yang dibagi menjadi unit-unit tematik. Setiap unit berisi campuran jenis pelajaran yang dirancang untuk membangun kemampuan berbicara kamu secara bertahap:
- Pelajaran Tutor — Pengenalan singkat berbasis video tentang pengucapan dan kosakata. Ini terasa menarik di level pemula tetapi menjadi jarang saat kamu naik level.
- Latihan Berbicara (Speaking Drills) — Latihan pengulangan kalimat di mana kata-kata menyala saat kamu mengucapkannya. Bayangkan seperti mode speaking Duolingo, tetapi lebih fokus.
- Pembangun Kosakata — Permainan mencocokkan dan mengisi bagian kosong untuk memperkuat kata-kata baru.
- Roleplay — Percakapan berbasis skenario (memesan di kafe, membuat rencana perjalanan) di mana AI memberimu tugas-tugas tertentu untuk diselesaikan.
- Free Talk — Percakapan terbuka di mana kamu menentukan topik, latar, dan perannya.
- Tanya Jawab Tutor — Pertukaran terstruktur di mana AI mengajukan pertanyaan dan mengharapkan respons tertentu.

Fitur unggulan dalam review aplikasi Speak ini adalah Speak Tutor, asisten bertenaga AI yang bisa kamu tanyai soal tata bahasa, minta penjelasan, atau minta dibuatkan pelajaran latihan khusus secara langsung. Pelanggan Premium Plus juga mendapatkan pelajaran Made For You — latihan berbicara yang dipersonalisasi dan dihasilkan dari kesalahan dan tujuanmu.
Khusus untuk pelajar bahasa Inggris, Speak juga menyertakan Pronunciation Coach yang memberikan umpan balik pada suara-suara individual. Fitur ini terasa berguna bagi pemula yang mengerjakan fonem tertentu, meskipun tidak menggantikan jenis latihan kelancaran yang kamu dapatkan dari alur percakapan bahasa Inggris yang sesungguhnya.
Satu hal yang menjadi jelas selama review saya: Speak bukanlah murni aplikasi percakapan. Ini adalah platform belajar bahasa terstruktur di mana percakapan adalah salah satu dari beberapa jenis pelajaran. Jika kamu mencari latihan percakapan bahasa Inggris murni, Speak mungkin terasa lebih seperti ruang kelas daripada obrolan santai di kedai kopi.
Harga Aplikasi Speak di 2026
Speak menawarkan dua tingkatan langganan, dan sejujurnya, perbedaan di antara keduanya tidak terasa sejelas yang seharusnya.
Premium (a mid-tier monthly or annual subscription, depending on region and promotions):
- Akses kurikulum lengkap
- Roleplay dan Free Talk
- Akses Speak Tutor
- Smart Review
- Pelajaran khusus — dibatasi 3 per hari
Premium Plus (harga lebih tinggi, bervariasi per wilayah):
- Semua yang ada di Premium
- Pelajaran khusus tanpa batas (Made For You)
- Interaksi Speak Tutor tanpa batas
- Rencana belajar yang dipersonalisasi
- Latihan kesalahan yang sering dilakukan secara tertarget
Both tiers include a 7-day free trial. However, multiple reviewers — and my own testing for this review — confirm that the tier distinction feels confusing. The pricing page doesn't always clearly explain what "limits" Premium users face versus Premium Plus. For a well-funded app valued at 1 billion dollars, this lack of pricing transparency feels like an oversight.
For comparison, Practice Me's pricing is simpler: one weekly or annual plan, with full access to all features at every tier — no confusing "Plus" upsell.
Kualitas Suara dan Review Percakapan
Kualitas suara Speak memang bagus. Suara AI-nya terdengar natural dan halus — tidak ada kesan robotik datar yang kamu dapatkan dari sistem text-to-speech lama. Ini penting untuk aplikasi speaking, karena kamu akan mendengar suara-suara ini sangat sering selama sesi belajar bahasa Inggris-mu.

Tapi ada batasan signifikan yang muncul berulang kali selama review ini: kamu tidak bisa memilih suara atau aksen partner AI-mu. Kamu mendapatkan apa adanya. Untuk pemula, ini tidak masalah. Untuk pelajar bahasa Inggris menengah atau lanjutan yang ingin melatih telinga mereka untuk aksen Amerika atau Inggris tertentu, ini adalah celah nyata dalam aplikasi ini.
Kualitas percakapan AI dalam mode Free Talk cukup lumayan — ia mengenali kalimat kompleks dan menjaga alur percakapan yang wajar. Namun, para reviewer secara konsisten mencatat satu pola yang membuat frustrasi: AI hampir selalu mengakhiri responsnya dengan sebuah pertanyaan. Setiap. Kali. Tanpa. Terkecuali. Ini membuat percakapan terasa tidak seperti dialog natural, melainkan lebih seperti sedang diwawancarai.
Pengenalan suara akurat dalam arti menangkap apa yang kamu katakan. Tapi ia terlalu lunak — terkadang memberimu skor sempurna bahkan saat kamu salah mengucapkan kata atau membalik urutan kata. Dalam bahasa di mana urutan kata mengubah makna (dan bahkan dalam bahasa Inggris, di mana penekanan itu penting), kelunakan ini bisa menciptakan rasa percaya diri palsu yang tidak membantu bagi pelajar serius.
Umpan balik yang kamu terima setelah percakapan sangat singkat. Kamu mendapatkan ringkasan kesalahan yang pendek dan opsi untuk membuat pelajaran review. Tapi pelajaran review-nya pada dasarnya hanyalah Speaking Drills tambahan — tidak ada analisis mendalam tentang pola pengucapan, tren tata bahasa, atau kesenjangan kosakata dari waktu ke waktu.
Jika kamu cenderung merasa cemas saat berbicara bahasa Inggris, mode evaluasi Speak mungkin justru meningkatkan kecemasan itu. Aplikasi ini menilai responsmu, yang menurut sebagian pelajar memotivasi tetapi menurut yang lain justru membuat stres. Untuk pengalaman yang lebih bebas tekanan dan dirancang untuk membantu kamu mengatasi rasa takut berbicara bahasa Inggris, pendekatan yang mengutamakan percakapan tanpa skor dan nilai bisa terasa lebih natural dan encouraging.
Apa yang Dilakukan Speak dengan Baik (Kelebihan)

Mari kita bersikap adil dalam review aplikasi Speak ini — ada alasan mengapa 15 juta orang telah mengunduh aplikasi ini dan merasa positif tentangnya.
Antarmuka yang rapi dan profesional. Desain Speak bersih, modern, dan intuitif. Navigasinya masuk akal sejak sesi pertama. Proses onboarding terasa mulus, dengan pertanyaan personalisasi yang menyesuaikan level awal dan tujuan belajarmu.
Kurikulum terstruktur yang cocok untuk pemula. Jika kamu memulai dari nol di salah satu dari enam bahasa yang didukung Speak, progres pelajaran bertahapnya sangat dipikirkan matang. Pelajaran tutor berbasis video di level pemula benar-benar membantu membangun dasar pengucapan dan terasa diproduksi dengan baik.
Skenario roleplay yang menarik. Percakapan bertema (belanja, bepergian, bertemu orang baru) menyertakan konteks budaya dan tugas-tugas spesifik untuk diselesaikan, yang membuat sesi latihan tidak terasa tanpa arah.
iOS dan Android. Tidak seperti beberapa kompetitor yang fokus pada bahasa Inggris, aplikasi belajar bahasa ini tersedia di kedua platform mobile utama. Jika kamu pengguna Android, ini adalah keunggulan nyata yang layak dicatat dalam review yang jujur.
Dukungan multi-bahasa. Jika kamu belajar bahasa Spanyol, Prancis, Korea, Jepang, atau Italia selain bahasa Inggris, Speak memungkinkanmu beralih antar bahasa tanpa memerlukan aplikasi terpisah. Ini terasa efisien bagi pelajar multi-bahasa.
Proven track record. With 162 million dollars in funding, an OpenAI partnership, and a Wirecutter recommendation, Speak isn't going anywhere. You're investing in a language learning platform with serious staying power. A 2025 study by researchers Thao, Ly, Thu, and Kien found that students using AI speaking practice apps showed a 75% improvement in overall speaking scores over just eight weeks — and apps like Speak are exactly the kind of tool those researchers studied.
Duolingo mengajarimu kata-kata. Tak ada yang mengajarimu berbicara.
PracticeMe: percakapan suara sungguhan dengan tutor AI, 24/7.
Di Mana Speak Kurang Memenuhi Harapan (Kekurangan)
Tidak ada aplikasi yang sempurna, dan review aplikasi Speak ini tidak akan jujur tanpa membahas kelemahan nyata — terutama bagi pelajar yang fokus pada bahasa Inggris.
Tidak ada pilihan aksen atau suara. Kamu tidak bisa memilih antara aksen Inggris Amerika, Inggris British, Australia, atau lainnya. Bagi pelajar yang perlu memahami dan melatih dialek tertentu — baik untuk pekerjaan, imigrasi, atau perjalanan — ini terasa seperti keterbatasan yang berarti. Practice Me memungkinkanmu memilih antara aksen Amerika dan Inggris British dengan kepribadian tutor bernama, sehingga kamu tahu persis aksen apa yang sedang kamu latih.
Pelacakan kosakata yang lemah. Speak memungkinkanmu menyimpan frasa ke "Phrasebook," tetapi tidak ada sistem pengulangan berjarak (spaced repetition) dan tidak ada cara untuk mengintegrasikan kembali kata-kata yang disimpan ke dalam percakapan berikutnya. Review ini menemukan bahwa pembelajaran kosakata terasa terputus dari latihan berbicara yang sebenarnya. Bandingkan dengan penyimpanan kosakata otomatis Practice Me, yang menangkap kata-kata dari percakapanmu dan melacak pertumbuhanmu dari waktu ke waktu — tanpa perlu usaha manual. Untuk lebih lanjut tentang mengapa ini penting, lihat panduan kami tentang cara membangun kosakata melalui percakapan.
Umpan balik yang dangkal. Ringkasan pasca-percakapan terasa singkat dan generik. Tidak ada pelacakan kumulatif dari kesalahan berulangmu, pola pengucapan, atau titik lemah tata bahasa antar sesi. Jika kamu serius ingin meningkatkan kemampuan, kurangnya kedalaman dalam proses review ini terasa membuat frustrasi.
Repetitif di level yang lebih tinggi. Konten pemula Speak adalah aset terbesarnya. Tapi seiring kamu naik level, variasi pelajaran menurun secara nyata. Pelajaran Tutor dan aktivitas Pembangun Kosakata yang membuat pengalaman pemula terasa menarik menjadi jarang di level menengah dan lanjutan, menyisakan sebagian besar Speaking Drills dan Roleplay saja.
Tingkatan harga yang membingungkan. Perbedaan Premium vs. Premium Plus dikomunikasikan dengan buruk. Beberapa fitur Speak yang paling berguna (pelajaran Made For You tanpa batas, rencana belajar yang dipersonalisasi) terkunci di balik tingkatan yang lebih tinggi, tetapi tidak selalu jelas apa yang kamu lewatkan di paket Premium standar.
Tidak dirancang untuk latihan percakapan murni. Ini sebenarnya bukan kelemahan — ini adalah pilihan desain. Speak adalah aplikasi belajar bahasa berbasis pelajaran yang menyertakan percakapan. Jika yang sebenarnya kamu inginkan adalah percakapan bahasa Inggris yang natural dan mengalir dengan AI yang terasa seperti ngobrol dengan teman, struktur Speak mungkin terasa membatasi. Lihat panduan kami tentang cara latihan berbicara bahasa Inggris dengan AI untuk pendekatan yang lebih fokus pada percakapan.
Speak vs. Practice Me: Perbandingan Langsung

Berikut perbandingan Speak dan Practice Me untuk fitur-fitur yang paling penting bagi pelajar bahasa Inggris:
| Fitur | Speak | |
|---|---|---|
| Approach | Kurikulum berbasis pelajaran dengan elemen percakapan | Mengutamakan percakapan (gaya panggilan telepon) |
| Bahasa | 6 (Spanyol, Prancis, Korea, Jepang, Italia, Inggris) | Bahasa Inggris saja |
| Pilihan Aksen | Tidak — suara AI tetap | Ya — Amerika dan Inggris British |
| Kepribadian Tutor AI | Tutor AI generik | Tutor bernama (Sarah, Oliver, Marcus) |
| Pelacakan Kosakata | Phrasebook manual (tanpa pengulangan berjarak) | Penyimpanan otomatis dari percakapan |
| Progress Tracking | Penyelesaian pelajaran, streak | Waktu berbicara, pertumbuhan kosakata, tren peningkatan |
| Struktur Pelajaran | Drills, roleplay, pelajaran video, tanya jawab | Percakapan suara bebas |
| Gaya Umpan Balik | Ringkasan singkat pasca-sesi | Respons kontekstual dalam percakapan |
| Platform | iOS + Android | iOS + Android |
| Harga Mulai | Higher (Premium annual) | Lower |
| Uji Coba Gratis | Uji coba gratis 7 hari | Uji coba gratis di iOS |
| Terbaik Untuk | Pemula yang menginginkan pembelajaran multi-bahasa terstruktur | Pelajar bahasa Inggris yang menginginkan latihan percakapan natural |
Perbedaan mendasarnya bermuara pada filosofi. Speak adalah sekolah bahasa di sakumu — ia mengajarmu melalui pelajaran, drill, dan latihan terbimbing. Practice Me terasa lebih seperti memiliki teman penutur asli yang bisa kamu hubungi kapan saja — kamu angkat telepon, pilih tutormu, dan langsung ngobrol.
Tidak ada pendekatan yang secara objektif "lebih baik." Semuanya tergantung pada jenis pelajar seperti apa kamu dan apa yang terasa tepat untuk tujuanmu.
Siapa yang Sebaiknya Memilih Aplikasi Speak?
Berdasarkan review ini, Speak adalah pilihan yang tepat jika kamu:
- Ingin belajar bahasa selain bahasa Inggris — Speak mendukung enam bahasa; Practice Me khusus bahasa Inggris saja
- Lebih suka pelajaran terstruktur daripada percakapan terbuka — kamu suka tahu persis apa yang harus dilatih dan kapan
- Seorang pemula sejati — pelajaran tutor berbasis video dan kurikulum bertahap dari Speak terasa sangat baik untuk memulai dari nol
- Menginginkan satu aplikasi untuk banyak bahasa — jika kamu sedang belajar bahasa Spanyol DAN bahasa Inggris, Speak menangani keduanya dalam satu aplikasi
Siapa yang Sebaiknya Memilih Practice Me?

Review ini menyarankan Practice Me adalah pilihan yang lebih cocok jika kamu:
- Menginginkan latihan percakapan bahasa Inggris yang natural — berbicara bergaya panggilan telepon sungguhan yang terasa seperti ngobrol dengan teman, bukan menyelesaikan drill atau roleplay dengan tujuan yang sudah ditentukan
- Peduli pada pilihan aksen — memilih antara bahasa Inggris Amerika dan British penting untuk tujuanmu (pekerjaan, perjalanan, imigrasi)
- Menghargai pelacakan kosakata otomatis — kata-kata barumu disimpan secara otomatis dan pertumbuhanmu dilacak tanpa usaha manual apa pun
- Lebih suka pengalaman bebas tekanan — tanpa nilai, tanpa skor, hanya percakapan natural dengan tutor AI bahasa Inggris yang terasa supportive dan encouraging, bukan menghakimi
- Menginginkan kepribadian pada tutormu — memilih antara Sarah, Oliver, dan Marcus (masing-masing dengan gaya bicara unik) membuat latihan terasa tidak robotik dan lebih manusiawi
- Are budget-conscious — Practice Me is meaningfully cheaper than Speak's Premium plan
Untuk perbandingan lengkap semua pilihanmu, lihat rangkuman kami tentang aplikasi tutor AI bahasa Inggris terbaik di 2026.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah aplikasi Speak sepadan dengan harganya?
For beginners learning one of its six supported languages, this review finds that Speak provides genuine value — the structured curriculum, roleplay scenarios, and polished interface make it one of the better lesson-based language learning apps available. However, its Premium plan (and the pricier Premium Plus) sits on the expensive side. If you're specifically learning English and primarily want conversation practice, you can get a more focused experience for less with apps like Practice Me.
Bisakah aplikasi Speak membantuku lancar berbicara bahasa Inggris?
Speak bisa membantu membangun fondasi, terutama bagi pemula yang membutuhkan struktur terbimbing. Tapi mencapai kelancaran percakapan membutuhkan latihan berbicara bebas yang ekstensif — sesuatu yang bukan kekuatan utama Speak. Pendekatan berbasis pelajarannya memberimu kosakata dan frasa, tetapi kelancaran sesungguhnya datang dari latihan berbicara bahasa Inggris sehari-hari di mana kamu membentuk kalimatmu sendiri secara real-time dan merasa nyaman melakukannya.
Apakah Speak lebih baik dari Duolingo untuk latihan berbicara?
Ya, secara signifikan. Latihan berbicara Duolingo sangat minim dan terutama berfokus pada pengucapan frasa individual. Speak memberimu skenario percakapan sesungguhnya dan roleplay bertenaga AI yang mengharuskanmu membentuk responsmu sendiri. Meski demikian, kedua aplikasi sama-sama berbasis pelajaran — jika kamu menginginkan waktu berbicara yang lebih banyak, lihat daftar alternatif Duolingo untuk latihan berbicara kami.
Apakah Speak cocok untuk pelajar bahasa Inggris level lanjutan?
Di sinilah Speak kesulitan berdasarkan review ini. Banyak reviewer mencatat bahwa kurikulum menjadi repetitif di level yang lebih tinggi, dengan variasi pelajaran yang lebih sedikit dan lebih bergantung pada Speaking Drills. Pelajar lanjutan yang membutuhkan latihan percakapan yang menantang, tidak terduga, dan terasa nyata kemungkinan besar akan cepat melampaui konten bahasa Inggris Speak.
Apa cara termurah untuk latihan berbicara bahasa Inggris dengan AI?
The most affordable dedicated options in 2026 include Practice Me and free tools like ChatGPT's voice mode, though ChatGPT isn't specifically built for language learning and may not feel like a proper English tutor. Speak's Premium plan costs more. For a full breakdown of pricing and features, see our AI English tutor app comparison.
