Berlatih Bahasa Inggris dengan tutor AI — gratis 3 hari
Percakapan nyata. Tersedia 24/7. Batalkan kapan saja.
Cara Menelepon dalam Bahasa Inggris dengan Percaya Diri

Kamu bisa mengobrol dengan rekan kerja, memesan kopi, bahkan melontarkan lelucon dalam bahasa Inggris — lalu teleponmu berdering, sebuah nomor tak dikenal muncul, dan pikiranmu langsung kosong. Kalau itu kamu, kamu tidak sendirian. Berbicara di telepon adalah keterampilan tersendiri, dan justru karena itulah latihan telepon bahasa Inggris layak mendapat pendekatan khusus: frasa yang tepat untuk setiap momen, beberapa kalimat penyelamat saat keadaan berantakan, dan latihan yang cukup hingga rasa gugup memudar.
Panduan ini membahas setiap tahap panggilan telepon — membuka percakapan, mengklarifikasi nama dan nomor, meninggalkan pesan suara, hingga menutup telepon dengan sopan — lengkap dengan skrip siap pakai untuk situasi yang paling membuat orang takut. Di akhir, kita akan membahas cara tercepat untuk berlatih percakapan telepon bahasa Inggris.
Ringkasan Singkat: Panggilan telepon terasa lebih sulit daripada berbicara langsung karena kamu kehilangan seluruh bahasa tubuh dan harus berjuang dengan kualitas suara yang tidak sempurna di bawah tekanan waktu nyata. Solusinya: pelajari frasa yang bisa diprediksi untuk setiap tahap panggilan, lalu berlatih dengan bersuara. Latihan telepon bahasa Inggris yang paling efektif adalah percakapan itu sendiri, diulang sampai terasa biasa — dan karena setiap panggilan mengikuti pola yang sama, kamu bisa mempersiapkan sebagian besarnya sebelum menelepon.
Mengapa Telepon Bahasa Inggris Terasa Lebih Menakutkan daripada Bicara Langsung
Pertama, sedikit penenang: takut menelepon bukanlah tanda bahasa Inggrismu lemah — itu salah satu kecemasan paling umum yang ada. Fobia telepon diakui sebagai salah satu bentuk kecemasan sosial, dan dalam survei tahun 2019 terhadap pekerja kantoran di Inggris yang banyak dikutip, 76% generasi milenial dan 40% generasi baby boomer mengaku merasa cemas saat telepon berdering. Sebagian besar dari mereka adalah penutur asli.
Jadi, mengapa ini lebih sulit daripada mengobrol di ruangan yang sama?
- Kamu kehilangan semua isyarat visual. Saat bertatap muka, kamu membaca gerak bibir, ekspresi, dan gestur tanpa sadar. Dalam panggilan telepon, semua itu lenyap, hanya menyisakan suara dan kata-kata. Inilah juga alasannya ucapan cepat penutur asli sangat sulit diikuti lewat telepon.
- Kualitas suara melawanmu. Sinyal lemah, suara bising di latar, speaker yang pecah, seseorang yang suaranya "putus-putus" — lalu tambahkan aksen asing di atas semua itu.
- Tidak ada tombol edit. Panggilan terjadi secara real time: keheningan terasa lebih nyaring daripada kenyataannya, dan sulit menebak kapan giliranmu bicara. Sebuah studi tahun 2023 bahkan mengaitkan meningkatnya kecemasan telepon sebagian dengan hambatan bahasa.
Kesulitan ini nyata dan benar-benar wajar — tetapi juga bisa diatasi, karena panggilan telepon sangat bisa diprediksi.

Setiap Panggilan Telepon Mengikuti Lima Tahap yang Sama
Hampir setiap panggilan telepon, dalam bahasa apa pun, melewati lima tahap yang sama:
- Menyapa dan memperkenalkan diri — siapa menelepon siapa.
- Alasan menelepon — mengapa kamu menelepon.
- Inti pembicaraan — isi sebenarnya.
- Mengonfirmasi detail — nama, nomor, tanggal, langkah selanjutnya.
- Penutup yang sopan — merangkum dan mengucapkan selamat tinggal.
Begitu kamu melihat polanya, sebuah panggilan terasa tidak lagi seperti serangan mendadak, melainkan seperti formulir yang kamu isi: karena tahap 1, 2, dan 5 bisa diprediksi, kamu bisa menyiapkan separuhnya sebelum menelepon.
Membuka Panggilan: Apa yang Harus Dikatakan dalam 10 Detik Pertama
Pembukaan adalah tempat rasa gugup menumpuk, karena kamu tidak bisa menebak bagaimana lawan bicara akan merespons. Mulailah dengan menyebutkan siapa kamu dan mengapa kamu menelepon, dalam satu tarikan napas.
Saat kamu yang menelepon (panggilan keluar):
- "Hello, this is Maria. I'm calling about my dentist appointment." (Halo, ini Maria. Saya menelepon soal janji temu dengan dokter gigi saya.)
- "Hi, this is Tom from Apex Logistics. I'm calling to follow up on our order." (Hai, ini Tom dari Apex Logistics. Saya menelepon untuk menindaklanjuti pesanan kami.)
- "Good morning. Could I speak to Sarah Chen, please?" (Selamat pagi. Bisakah saya berbicara dengan Sarah Chen?)
Gunakan "I'm calling about…" untuk menyebutkan topik dan "I'm calling to…" untuk menyebutkan tindakan — dua frasa itu mengawali sebagian besar panggilan.
Saat kamu yang menerima telepon (panggilan masuk):
- Santai: "Hello?" (Halo?)
- Profesional: "Good afternoon, Apex Logistics, Tom speaking. How can I help you?" (Selamat siang, Apex Logistics, dengan Tom. Ada yang bisa saya bantu?)
Jika orang di seberang telepon menyebut namamu, jawaban yang paling alami cukup "Speaking." (artinya "Ya, saya sendiri."). Kamu juga akan mendengar bentuk formal "This is he" atau "This is she" (secara tata bahasa memang "he/she", bukan "him/her", karena mengikuti kata kerja to be) — tetapi "Speaking" adalah yang paling aman dan berlaku di mana saja.
Satu perbedaan aksen: orang Inggris bertanya "Is that Tom?" sementara orang Amerika berkata "Is this Tom?" Kamu akan menemui kedua versi bahasa Inggris ini di telepon, dan keduanya benar.
Jika perkenalan yang membuatmu membeku, panduan kami tentang cara memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris melatih pola-polanya, dan sedikit small talk — "Thanks for taking my call — how are you?" — menciptakan suasana yang friendly.

Menahan Panggilan (Hold), Mengalihkan, dan Mencatat Pesan
Hal-hal ini muncul terus-menerus dan nyaris tidak berubah — inti dari kosakata telepon bahasa Inggris sehari-hari.
Menahan panggilan (hold):
- "Could you hold for a moment, please?" (Bisakah Anda menunggu sebentar?)
- "Hang on one second." (Tunggu sebentar, ya.)
- "Bear with me a moment." (Mohon tunggu sebentar — umum dalam bahasa Inggris British.)
Mengalihkan panggilan:
- "I'll put you through." (Saya sambungkan, ya.)
- "Let me transfer you to the right department." (Saya alihkan ke departemen yang tepat.)
Mencatat pesan (saat orang yang dicari sedang tidak tersedia):
- "I'm afraid she's not at her desk. Can I take a message?" (Maaf, dia sedang tidak di mejanya. Boleh saya catat pesannya?)
- "Can I ask what it's regarding?" (Boleh saya tahu ini mengenai apa?)
- "I'll make sure he gets it." (Saya pastikan dia menerimanya.)
Meninggalkan pesan:
- "Could you ask her to call me back? My number is…" (Bisakah Anda memintanya menelepon saya kembali? Nomor saya…)
- "Could you let him know that Maria called about the invoice?" (Bisakah Anda memberitahunya bahwa Maria menelepon soal faktur?)
Satu tips: setiap kali kamu mencatat atau meninggalkan pesan, bacakan kembali detail pentingnya — "So that's Maria, calling back before four. Got it." (Jadi, Maria, akan menelepon kembali sebelum jam empat. Baik.) Cara ini menangkap kesalahan sebelum terjadi, yang membawa kita ke bagian yang paling ditakuti banyak orang dalam setiap panggilan: detail.

Angka, Ejaan, Tanggal, dan Waktu: Menguasai Detail
Di sinilah panggilan paling sering keliru — satu digit yang salah dengar berarti janji temu yang salah, jadi pelan-pelan saja di bagian ini.
Nomor telepon diucapkan satu digit demi satu digit. Untuk 0207 946 0118, ucapkan "oh-two-oh-seven, nine-four-six, oh-one-one-eight."
- Mengucapkan "oh" untuk angka nol adalah hal yang lumrah (orang Amerika juga mengatakan "zero").
- Orang Inggris mengatakan "double" untuk angka yang berulang: 44 menjadi "double four."
Mengeja nama: "M" dan "N", "B" dan "P" semuanya terdengar mirip di sambungan yang buruk. Pinjam alfabet penerbangan: "K as in kilo, H as in hotel, A as in alpha." Kata apa pun yang jelas bisa dipakai.
Tanggal menyimpan jebakan: orang Amerika menulis bulan/hari, orang Inggris menulis hari/bulan, jadi 03/06 berarti 6 Maret di AS tetapi 3 Juni di Inggris. Sebutkan nama bulannya dengan lantang — "the third of June" — dan kebingungan pun lenyap.
Waktu: "half past two" (British) berarti pukul 2:30; selalu pastikan a.m. (pagi) atau p.m. (sore/malam).
Dan inilah frasa klarifikasi yang paling berguna dalam bahasa Inggris:
"Sorry, was that fifteen or fifty?" (Maaf, tadi fifteen [15] atau fifty [50]?)
Angka 13–19 dan 30–90 terdengar nyaris sama di sambungan telepon. Perbedaannya ada pada tekanan: fifteen menekankan suku kata kedua, sedangkan fifty menekankan yang pertama. Saat ragu, minta digitnya — "one-five, or five-zero?" Penyelamat lainnya:
- "Could you spell that for me?" (Bisakah Anda mengejanya untuk saya?)
- "Let me read that back to be sure." (Saya bacakan kembali untuk memastikan.)
"Sorry, Could You Say That Again?" — Mengatasi Situasi Tanpa Panik
Penutur asli meminta orang mengulang ucapannya terus-menerus — "Sorry, what?" adalah bahasa Inggris sehari-hari. Butuh diulang bukanlah kegagalan; satu-satunya kesalahan yang sebenarnya adalah membeku dan berpura-pura mengerti.
Siapkan tiga atau empat frasa perbaikan agar kamu tidak perlu berpikir mendadak:
- "Sorry, I didn't catch that — could you say it again?" (Maaf, saya tidak menangkapnya — bisa diulang?)
- "Could you repeat that, please?"
- "You're breaking up a little — could you say that again?" (Suara Anda agak putus-putus — bisa diulang?)
- "Could you slow down a touch? It's a bad line." (Bisakah Anda sedikit memperlambat? Sambungannya kurang bagus.)
Jangan terdiam saat kamu butuh waktu sejenak — keheningan itulah yang membuat panggilan terasa menegangkan. Gunakan kata pengisi untuk menahan giliranmu — "Right, so…" atau "Let me see…". Panduan kami tentang kata pengisi dan konektor dalam bahasa Inggris dibuat khusus untuk ini, dan belajar menjaga percakapan tetap berjalan menghilangkan rasa takut akan jeda yang tak terduga.
Saat kamu benar-benar butuh bantuan, kejujuran akan meluluhkan orang di seberang: "I'm still learning English — would you mind speaking a little more slowly?" (Saya masih belajar bahasa Inggris — boleh bicara sedikit lebih pelan?) Orang hampir selalu memperlambat bicara dan menjadi lebih ramah. Dan jangan terlalu sering minta maaf — satu "sorry, could you repeat that?" yang sopan sudah cukup.

Menutup Panggilan dengan Sopan
Penutupan terasa canggung karena tidak ada yang menandakan percakapan telah berakhir. Bahasa Inggris menggunakan sinyal penutup:
- "Okay, I think that's everything." (Oke, sepertinya itu saja.)
- "Is there anything else I can help with?" (Ada lagi yang bisa saya bantu?)
- "Great — that's all sorted, then." (Bagus — kalau begitu semuanya sudah beres.)
Lalu, perhalus ucapan perpisahanmu. Penutur bahasa Inggris jarang menggunakan kalimat blak-blakan "I will go now"; mereka memperhalusnya — "I should probably let you go" — yang terdengar lebih hangat dan membantumu terdengar alami dalam bahasa Inggris alih-alih kaku seperti buku teks. Akhiri dengan ucapan penutup: "Thanks for your help," "Talk soon," atau "Have a great day — bye for now." Sebelum menutup telepon, konfirmasikan langkah selanjutnya agar tidak perlu menelepon ulang seketika.
Cara Meninggalkan Pesan Suara (Formula + Skrip Kata demi Kata)
Sekitar separuh panggilanmu akan masuk ke pesan suara (voicemail). Gunakan formula enam bagian ini:
- Sebutkan identitasmu: "Hi, this is Maria Lopez from Greenfield Design." (Hai, ini Maria Lopez dari Greenfield Design.)
- Sampaikan alasannya: "I'm calling about the proposal you sent over." (Saya menelepon soal proposal yang Anda kirim.)
- Buat singkat — di bawah 30 detik.
- Sebutkan nomormu perlahan, lalu ulangi. Pesan suara sering mengacaukan deretan digit.
- Rekap: "Again, that's Maria Lopez at five-five-five, two-one-oh-nine." (Sekali lagi, ini Maria Lopez di five-five-five, two-one-oh-nine.)
- Tutup dengan sopan: "Thanks — I look forward to hearing from you." (Terima kasih — saya tunggu kabarnya.)
Jika digabungkan, kira-kira terdengar seperti ini:
"Hi, this is Maria Lopez from Greenfield Design. I'm calling about the proposal you emailed Monday — I have a couple of quick questions. Could you call me back at five-five-five, two-one-oh-nine? Again, that's Maria, five-five-five, two-one-oh-nine. Thanks so much — talk soon." (Hai, ini Maria Lopez dari Greenfield Design. Saya menelepon soal proposal yang Anda email Senin lalu — saya punya beberapa pertanyaan singkat. Bisakah Anda menelepon saya kembali di five-five-five, two-one-oh-nine? Sekali lagi, ini Maria, five-five-five, two-one-oh-nine. Terima kasih banyak — sampai jumpa.)
Di sisi mereka, kamu akan mendengar sapaan, lalu bunyi bip, dan setelah itu kamu hanya punya waktu terbatas — jadi ketahui kalimat pertamamu sebelum menelepon. Pikiranmu kosong total? Tutup teleponnya dan telepon lagi; tidak akan ada yang tahu.
Contoh Dialog Telepon Bahasa Inggris yang Bisa Kamu Tiru
Teori memang membantu; skrip lebih membantu lagi. Berikut empat situasi penting untuk kamu sesuaikan — bacalah dengan bersuara, karena di situlah proses belajar terjadi.
Membuat Janji Temu (Dokter, Dokter Gigi, Restoran)
Kamu: "Hello, I'd like to book an appointment with Dr. Patel, please." (Halo, saya ingin membuat janji temu dengan Dr. Patel.) Mereka: "Of course. What day works for you?" (Tentu. Hari apa yang cocok untuk Anda?) Kamu: "Do you have anything Tuesday morning?" (Apakah ada jadwal Selasa pagi?) Mereka: "We have 9:15 or 11:00." (Ada pukul 9:15 atau 11:00.) Kamu: "Let's do 9:15. Just to confirm — Tuesday the 14th at quarter past nine?" (Pukul 9:15 saja. Sekadar memastikan — Selasa tanggal 14 pukul sembilan lewat seperempat?) Mereka: "That's right." (Betul.)
Jurus andalannya adalah membacakan kembali tanggal dan waktu di akhir — ini mencegah kesalahan pemesanan yang paling umum terjadi.
Menyampaikan Keluhan ke Layanan Pelanggan
Tetap tenang dan tegas — kesopanan membuahkan hasil lebih cepat daripada kemarahan. Siapkan nomor pesananmu.
"Hi, I'm calling about a problem with my recent order — number four-eight, six-two-one. The package arrived damaged, and I'd like a replacement, please." (Hai, saya menelepon soal masalah dengan pesanan terbaru saya — nomor four-eight, six-two-one. Paketnya tiba dalam keadaan rusak, dan saya ingin minta penggantian.)
Jika orang tersebut tidak bisa membantu, naikkan ke tingkat lebih tinggi dengan sopan: "Could you put me through to a manager, or someone who can authorise a refund?" (Bisakah Anda menyambungkan saya ke manajer, atau orang yang bisa menyetujui pengembalian dana?) Lalu bacakan kembali apa pun yang kalian sepakati sebelum menutup telepon.
Panggilan Bisnis atau Tindak Lanjut
Siapkan dua atau tiga poin utama dan letakkan di depanmu. Pembuka yang berguna untuk percakapan telepon bisnis dalam bahasa Inggris:
- "Hi Sarah, I'm calling to follow up on the contract we discussed last week." (Hai Sarah, saya menelepon untuk menindaklanjuti kontrak yang kita bahas minggu lalu.)
- "I wanted to touch base about next steps on the project." (Saya ingin menyamakan persepsi soal langkah selanjutnya dalam proyek ini.)
Tutup dengan merangkum: "So to recap, I'll send the figures, and we'll reconnect Thursday." (Jadi, sebagai rangkuman, saya akan mengirim angka-angkanya, dan kita lanjut lagi Kamis.) Beberapa idiom bahasa Inggris bisnis dan frasa siap presentasi membantumu terdengar alami di sini.
Wawancara Kerja via Telepon (Phone Screening)
Wawancara kerja via telepon biasanya merupakan tahap pertama perekrutan — panggilan selama 15 hingga 30 menit ketika perekrut memastikan kamu cocok sebelum wawancara penuh. Karena mereka tidak bisa melihatmu, nada dan kejelasan suaramu menentukan segalanya — dan tersenyum saat berbicara sungguh-sungguh mengubah suara yang terdengar. Latih pertanyaan-pertanyaan klasik ini:
- "Can you walk me through your résumé?" (Bisakah Anda menjelaskan resume Anda secara garis besar?)
- "What interested you in this role?" (Apa yang membuat Anda tertarik pada posisi ini?)
- "What are your salary expectations?" (Berapa ekspektasi gaji Anda?)
- "When would you be available to start?" (Kapan Anda bisa mulai bekerja?)
Jaga jawaban tetap 60–90 detik dan akhiri dengan kuat: "Thank you for your time — do you have a sense of the next steps?" (Terima kasih atas waktunya — apakah Anda sudah punya gambaran soal langkah selanjutnya?) Berlatih dengan bersuara sebelumnya adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan.

Latihan Telepon Bahasa Inggris yang Efektif: Berlatih di Panggilan Sungguhan
Kamu bisa menghafal setiap frasa di atas dan tetap membeku saat panggilan telepon sungguhan dimulai — karena percaya diri di telepon bukanlah pengetahuan, melainkan keterampilan performa yang hanya terbangun lewat pengulangan dalam kondisi nyata. Psikolog menyebutnya paparan bertahap: kamu melakukan hal yang menakutkan dalam dosis kecil yang aman sampai sistem sarafmu tidak lagi menganggapnya ancaman.
Metode kuno memang sedikit membantu — bermain peran dengan teman saling membelakangi (coba skenario role-play bahasa Inggris kami), merekam diri sendiri, atau menelepon layanan otomatis. Tetapi teman tidak selalu punya waktu, rekaman tidak menjawab balik, dan robot tidak mengoreksimu. Latihan telepon bahasa Inggris terbaik adalah percakapan suara langsung yang bisa kamu mulai kapan saja, yang tidak pernah menghakimi, dan bisa kamu ulang sebanyak yang kamu mau.
Itulah persisnya Practice Me. Pada intinya, ini adalah percakapan suara real-time dengan tutor AI — dengan kata lain, ini adalah sebuah panggilan telepon. Kamu bisa berlatih bahasa Inggris dengan AI seperti kamu berbicara dengan orang sungguhan di telepon:
- Pilih aksen dan tutormu. Mengobrollah dengan Sarah, Oliver, atau Marcus dalam bahasa Inggris Amerika atau British — dua aksen yang paling mungkin kamu temui dalam panggilan sungguhan.
- Jalankan skenario bergaya telepon. Gunakan topik pemicu untuk berlatih membuat janji temu, menyampaikan keluhan, atau menjawab wawancara kerja via telepon — dengan bersuara, secara real time.
- Ulangi tanpa batas, 24/7. Kacau di bagian pembuka? Mulai lagi — tidak ada resepsionis yang mendengus, tidak ada perekrut yang menghakimi.
- Ia mengingatmu. Memori lintas sesi berarti tutormu mengingat apa yang kamu pelajari terakhir kali, dan aplikasi otomatis menyimpan kosakata yang muncul.
Karena sama sekali tidak ada rasa malu, kamu benar-benar akan melakukan latihannya berulang-ulang — dan pengulangan itulah kuncinya. Anggap saja ini latihan telepon bahasa Inggris sesuai kebutuhan; kebanyakan pelajar terkejut betapa cepat rasa takut itu memudar begitu panggilan telepon sungguhan tidak lagi terasa baru. Jika kecemasan berbicara adalah hambatan utamamu, padukan dengan checklist percaya diri berbicara bahasa Inggris kami.
Mulai dengan uji coba gratis 3 hari dan lakukan panggilan latihan pertamamu dalam lima menit ke depan. Lain kali saat teleponmu benar-benar berdering dalam bahasa Inggris, itu tidak akan menjadi panggilan bahasa Inggris pertamamu hari itu — itu hanya akan menjadi satu panggilan biasa lagi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara berlatih telepon bahasa Inggris jika tidak ada yang bisa saya telepon?
Gunakan tutor AI. adalah aplikasi percakapan suara real-time — pada dasarnya panggilan telepon dengan AI — jadi kamu bisa berlatih kalimat pembuka, klarifikasi, dan skenario lengkap dengan bersuara, 24/7, tanpa partner dan tanpa rasa malu. Pengulangan membangun rasa percaya diri di telepon, dan AI memungkinkanmu mengulang skenario latihan telepon bahasa Inggris yang sama sesering yang kamu mau.
Apa yang harus saya katakan saat menjawab telepon dalam bahasa Inggris?
Untuk panggilan pribadi, "Hello?" yang sederhana sudah cukup. Untuk panggilan kerja, sebutkan nama perusahaan dan namamu: "Good morning, Apex Logistics, Tom speaking. How can I help you?" Jika seseorang lalu menyebut namamu, cukup jawab "Speaking." (artinya "Ya, saya sendiri.").
Mana yang benar, "This is he" atau "This is him", saat menjawab telepon?
Secara tata bahasa, jawaban formal tradisional adalah "This is he" atau "This is she," karena kata gantinya mengikuti kata kerja to be. Dalam kehidupan nyata, hampir semua orang cukup mengatakan "Speaking," yang terdengar alami, benar, dan sepenuhnya menghindari perdebatan ini.
Bagaimana cara sopan meminta seseorang mengulang ucapannya saat menelepon?
Siapkan satu frasa: "Sorry, I didn't catch that — could you say it again?" atau "You're breaking up; could you repeat that?" Untuk memintanya bicara lebih pelan, tidak masalah mengatakan, "I'm still learning English — would you mind speaking a bit more slowly?" Kebanyakan orang dengan senang hati membantu.
Bagaimana cara mengucapkan nomor telepon dalam bahasa Inggris?
Ucapkan setiap digit secara terpisah, bukan sebagai angka besar. Gunakan "oh" untuk nol (orang Amerika mungkin mengatakan "zero"), dan dalam bahasa Inggris British gunakan "double" untuk digit yang berulang — jadi 44 menjadi "double four." Ucapkan digitnya perlahan, lalu bacakan kembali untuk memastikan.
Berapa lama sebaiknya durasi pesan suara (voicemail)?
Jaga di bawah sekitar 30 detik: sebutkan identitasmu, beri alasan satu kalimat, sebutkan nomormu perlahan (dan ulangi), lalu rekap singkat dan ucapan penutup. Pesan suara yang panjang dan bertele-tele akan dihapus sebelum selesai diputar.